Karet jadi Komoditas Unggulan Musi Rawas
  • 30 Oktober 2019
  • Super Administrator
  • 0 Komentar

Karet jadi Komoditas Unggulan Musi Rawas

Bupati Drs. H. Ridwan Mukti mengatakan Kabupaten Musi Rawas merupakan wilayah yang mempunyai fungsi dan peran cukup strategis dalam konstelasi provinsi Sumatera Selatan. Menurut Ridwan, berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) provinsi Sumatera Selatan, kabupaten Musi Rawas termasuk dalam wilayah pengembangan wilayah bagian barat. Ridwan Multi mengungkapkan, sebagai pengembangan wilayah dibagian barat, Musi Rawas akan difungsikan sebagai lumbung pangan, lumbung energi, pengembangan sektor perkebunan dan sebagai daerah kawasan penyangga (buffer) Sumatera Selatan.Musi Rawas memiliki potensi sumberdaya alam bidang perkebunan dengan komoditas unggulannya adalah karet. Luas areal kebun karet 329,521,95 ha yang didominasi perkebunan karet rakyat dengan jumlah produksi sebesar 243.003,15 ton. “Karet merupakan matapencaharian pokok sebagian besar masyarakat dan dikembangkan sebagai komoditas unggulan,” Ungkap Ridwan Mukti di Musi Rawas belum lama ini. Ridwan Mukti menambahkan, komoditas karet ditetapkan sebagai produk unggulan kabupaten Musi Rawas melalui surat keputusan bupati Musi Rawas Nomor : 436a/Kpts/Disbun/2011, Surat Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Nomor 1597/RC.110/E1/03/2012 tanggal 28 Maret 2012 yang menetapkan kabupaten Musi Rawas sebagai Model Nasional Pengembangan Kawasan Sistem Pertanian Terpadu Berbasis Karet. Butuh Penanganan Ekstra Sebagai daerah penyangga di Sumatera Selatan, Kabupaten Musi Rawas perlu membekali Sumber Daya Manusia khususnya dalam rangka meningkatkan hasil perkebunan.Untuk itu, Bupati Musi Rawa Ridwan Mukti  terus melakukan pembinaan dengan penguatan petani dan kelembagaan petani, khususnya petani karet. Menurutnya, komoditas karet akan mulai dibenahi mulai dari hulu sampai hilir,  untuk sektor hilir adalah penyediaan bibit unggul bermutu, sarana produksi dan pemeliharaan karet, sedangkan untuk sektor hilir meliputi panen, pascapanen dan pemasanan. Ridwan Mukti menambahkan, sasaran program dan kegiatan pengembangan produk unggulan kabupaten dan pengembangan kawasan sistem pertanian terpadu berbasis karet tahun 2012 yaitu penguatan sektor hulu serta peningkatan kualitas pengolahan dan pemasaran karet. Ridwan Mukti mengungkapkan, daerah-daerah yang potensial menghasilkan karet memerlukan penanganan yang ekstra agar hasil pertanian mereka bisa baik dan meningkat. Untuk itulah di Kabupaten Musi Rawas akan dikembangkan tanaman karet di lokasi centra yang selama ini mampu menghasilkan produk pertanian yang baik, yaitu kecamatan Muara Kelingi dan Jayaloka. “Kita berharap dengan adanya perlakuan khusus didua daerah tersebut, akan meningkatkan porduksi karet di Musi Rawas,” Ujar Ridwan Mukti di belum lama ini.

Sumber: https://www.google.com/search?q=karet&safe=strict&sxsrf=ACYBGNTL-vU_9biIy3bPJ6hcBnWVs1rGXA:1572776193029&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjcqq_y583lAhX373MBHfG-CUcQ_AUIESgB&biw=1536&bih=682#imgrc=nlZxpBJ58DcMvM:

Tinggalkan Komentar